Pada pilar pendidikan, angka putus sekolah di Bogor Utara mengalami penurunan. Anak putus sekolah usia 6-21 tahun tercatat sebanyak 472 jiwa, yang akan menjadi usulan program prioritas pada Musrenbang kali ini.
Di sisi lain, terdapat realisasi yang terlaksana dari Musrenbang Bogor Utara tahun 2022 terkait penambahan sarana pendidikan. Saat itu, hanya terdapat dua SMP negeri, tetapi kini pemerintah kota sedang membangun sekolah baru satu atap (SATAP) untuk SDN 03 Cimahpar dan SMP Negeri 23.

Riki juga menyampaikan bahwa usulan Musrenbang kali ini berasal dari seluruh kelurahan di Bogor Utara yang akan dikerucutkan dan dibawa ke Musrenbang tingkat kota.
“Semua kelurahan sudah melaksanakan Musrenbang pada minggu kedua dan ketiga Desember 2024. Usulan tersebut mengerucut menjadi 218 usulan prioritas, dan hari ini mudah-mudahan dapat dikerucutkan setidaknya 50 persen menjadi 109 usulan yang akan diusulkan ke Musrenbang tingkat kota, yang sebagian besar masih didominasi oleh usulan fisik,” ucap Riki. **





