Info Bisnis

Impor Singkong Akan Dibatasi, Industri Siap-Siap Hadapi Tantangan Bahan Baku

×

Impor Singkong Akan Dibatasi, Industri Siap-Siap Hadapi Tantangan Bahan Baku

Sebarkan artikel ini

INFOLADISHA – Pemerintah tengah menggulirkan wacana pembatasan impor singkong dan tapioka melalui skema larangan terbatas (lartas).

Wacana ini mendapat dukungan dari sejumlah pihak, termasuk Pengamat Pertanian IPB, Dwi Andreas Santosa.

Namun, ia mengingatkan bahwa kebijakan ini harus dikalkulasi dengan matang agar tidak mengganggu pasokan bahan baku bagi industri dalam negeri.

“Secara prinsip pembatasan impor singkong memang bisa didukung, tapi jangan sampai mengganggu kebutuhan industri yang selama ini juga bergantung pada impor,” ujar Andreas, Rabu (14/5/2025).

Ia menyebutkan, kapasitas produksi singkong nasional saat ini berkisar 20 juta ton per tahun. Meski secara kuantitas terlihat stabil, luas lahan tanam justru mengalami penyusutan signifikan sejak era 1980-an.

Kala itu, Indonesia memiliki sekitar 1,4 juta hektare lahan singkong, dengan mayoritas berada di Pulau Jawa. Kini, luas lahan tersebut tinggal sekitar 300 ribu hektare.

Menurut Andreas, penurunan lahan terjadi akibat alih fungsi untuk pembangunan infrastruktur dan kawasan industri, terutama di Jawa.

Namun, ia mencatat bahwa produktivitas tanaman singkong terus meningkat, sehingga mampu sedikit mengimbangi penyusutan lahan.

“Produksi kita relatif stabil selama 45 tahun terakhir, meski luas tanam menyusut. Saat ini produksi singkong nasional sekitar 20 juta ton,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *