6. Tidak Melindungi Hak Kekayaan Intelektual
Brand, logo, dan desain adalah aset yang perlu dijaga. Tanpa perlindungan hukum, karya orisinal bisa dengan mudah ditiru atau disalahgunakan.
Sayangnya, perlindungan hak kekayaan intelektual sering dianggap sepele oleh pebisnis pemula, hingga akhirnya menyesal saat sudah terlambat.

7. Mudah Menyerah Saat Menghadapi Tantangan
Fashion adalah bisnis yang dinamis dan penuh kompetisi. Tidak ada kesuksesan instan. Perjalanan membangun brand pasti penuh liku, mulai dari tantangan produksi, respons pasar yang tidak sesuai harapan, hingga tekanan modal.
Namun, mereka yang bertahan, belajar dari kesalahan, dan terus beradaptasi hingga akhirnya bisa menembus pasar.
Merintis bisnis fashion memang tidak semudah memilih outfit harian. Tapi dengan persiapan yang matang, strategi yang tepat, dan mental baja, bukan tidak mungkin sebuah brand lokal bisa menjelma jadi nama besar.
Jangan takut gagal, yang penting, jangan berhenti belajar dan terus berinovasi. Dunia fashion selalu memberi ruang bagi mereka yang tahu cara bermain dan bertahan.*






