INFOLADISHA – Calon Wakil Wali Kota Bogor nomor urut satu, Melli Darsa, membawa pengalaman panjangnya sebagai pengacara internasional dalam kampanye Pilkada 2024.
Melli mengusulkan program reformasi hukum dan birokrasi di Kota Bogor untuk memperbaiki layanan publik yang kerap kali lambat, tidak efisien, dan kurang transparan, khususnya dalam urusan administrasi dan perizinan.
Berdasarkan data BPS Kota Bogor, rata-rata waktu pemrosesan perizinan usaha di Kota Bogor mencapai 15 hari jauh lebih lambat dibandingkan kota besar lainnya seperti Bandung yang hanya memakan waktu 7 hari kerja.

Selain itu, tingkat kepuasan masyarakat terhadap layanan publik di Kota Bogor masih rendah, dengan tingkat kepuasan masyarakat hanya 45% saja. Melli melihat ini sebagai masalah mendasar yang perlu segera diperbaiki.
BACA JUGA : Sepanjang 2024 Barang Pelanggan yang Tertinggal di Kereta Jika Dirupiahkan Mencapai Rp10 Miliar
“Masyarakat berhak mendapatkan layanan yang cepat dan transparan, tanpa harus terjebak dalam birokrasi yang rumit dan lambat,” ujar Melli.
Untuk mengatasi masalah ini, Melli Darsa mencetuskan program “Bogor Transparan dan Efisien” yang terdiri dari beberapa poin fokus utama.






