“Program Bogor Transparan dan Efisien ini merupakan jawaban atas empat masalah utama birokrasi dan hukum Kota Bogor. Digitalisasi layanan publik, pengawasan dan transparansi, pemberdayaan Aparatur Sipil Negara (ASN), serta layanan konsultasi hukum gratis,” gagas perempuan kelahiran Kota Bogor ini.

Dengan program ini, Melli berharap bisa mempercepat waktu pemrosesan perizinan menjadi hanya 5 hari kerja, meningkatkan kepuasan masyarakat menjadi 80%, dan secara signifikan mengurangi kasus korupsi di sektor publik.
“Kota Bogor harus menjadi contoh transparansi dan efisiensi dalam pemerintahan,” jelas Melli.
Program ini diharapkan mampu membawa perubahan nyata bagi warga Kota Bogor, dengan layanan publik yang lebih cepat, bersih, dan akuntabel.**






