Setelah itu, lepaskan kabel aki bagian negatif menggunakan kunci pas.
Tujuannya sederhana, memutus aliran listrik agar tidak terjadi percikan yang bisa memicu korsleting.
Mengingat aki mengandung asam sulfat, bermain-main dengan percikan listrik bukan ide cerdas.
Buka tutup sel satu per satu
Umumnya aki mobil memiliki enam sel.
Buka tutupnya secara perlahan dengan memutar berlawanan arah jarum jam menggunakan obeng minus.
Sebelum membuka, bersihkan dulu area sekitar tutup sel dari debu dan kotoran.
Kotoran yang masuk bisa mencemari cairan di dalamnya dan memengaruhi performa aki.
Detail kecil seperti ini sering dilupakan, lalu heran kenapa aki cepat lemah.
Cek level cairan di setiap sel
Setelah tutup terbuka, perhatikan ketinggian air di tiap sel.
Biasanya ada garis penanda batas minimum dan maksimum.
Jika cairan berada di bawah batas minimum, sel bisa cepat rusak.
Sebaliknya, mengisi terlalu penuh hingga melewati batas maksimum berisiko menimbulkan kebocoran saat mobil beroperasi.
Intinya cukup, bukan berlebihan.
Tambahkan air aki biru secukupnya
Gunakan air aki biru atau air suling yang telah melalui proses demineralisasi.
Tuangkan perlahan hingga mencapai batas ideal.
Supaya tidak tumpah ke mana-mana, gunakan corong kecil.
Tumpahan cairan bisa memicu korosi pada terminal atau komponen sekitar aki.




