Helm ideal terasa stabil tanpa menyiksa kepala.
Keempat, perhatikan sistem ventilasi. Berkendara di kemacetan dengan udara panas bikin helm cepat pengap.
Ventilasi yang baik membantu aliran udara tetap jalan, mengurangi panas dan keringat, terutama saat dipakai lama.
Kelima, cek kenyamanan bagian dalam. Busa dan lapisan interior menentukan betah tidaknya helm dipakai setiap hari.
Pilih helm dengan interior empuk, tidak gampang kempes, dan mudah dilepas untuk dicuci. Selain lebih bersih, interior yang baik juga membantu meredam suara dari luar.
Keenam, perhatikan bobot dan fungsi tambahan. Helm yang terlalu berat bisa membuat leher pegal, apalagi untuk pemakaian rutin.
Pastikan juga visor jernih dan tidak mengganggu pandangan, baik siang maupun malam hari.
Pada akhirnya, helm bukan sekadar kewajiban atau pelengkap.
Helm adalah perlindungan paling dasar yang menentukan keselamatan pengendara.
Memilih helm dengan benar berarti memberi ruang lebih besar untuk pulang dengan kepala utuh, bukan sekadar cepat sampai.






