Oli yang tepat akan membentuk lapisan pelindung antara ring piston dan dinding silinder untuk menekan gesekan.
Oli berkualitas juga lebih tahan oksidasi, tidak cepat mengental, dan membantu menjaga kebersihan ruang bakar.
Hasilnya, ring piston bekerja lebih ringan dan mesin terasa lebih halus.
3. Jaga Suhu Mesin Tetap Stabil
Overheat adalah musuh utama ring piston. Suhu mesin yang terlalu tinggi bisa membuat celah ring piston berubah tidak normal dan memicu penurunan performa.
Pastikan sistem pendingin selalu sehat, mulai dari radiator, kipas, air coolant, hingga thermostat. Gaya berkendara juga berpengaruh.
Hindari memacu mesin di putaran tinggi terlalu lama atau membawa beban berlebihan. Mesin yang adem, ring piston pun awet.
4. Pembersihan Harus dengan Cara yang Benar
Membersihkan ring piston tidak bisa asal kerik. Komponen ini sensitif terhadap goresan.
Pembersihan sebaiknya menggunakan alat khusus, cairan pembersih yang aman untuk logam, serta mengikuti prosedur standar bengkel.
Pembersihan rutin membantu menghilangkan kerak karbon yang bisa mengganggu kelenturan ring piston.
Langkah ini juga mencegah stuck ring, kondisi saat ring piston macet dan tidak bisa bergerak bebas.
5. Level Oli Wajib Aman dan Tidak Telat Ganti
Ring piston sangat bergantung pada pelumasan. Oli yang kurang atau terlambat diganti membuat gesekan meningkat dan mempercepat keausan.






