Bogor

Jejak 1667 di Cibinong, Masjid Jami Al-Atiqiyah Bertahan Ratusan Tahun di Kabupaten Bogor

×

Jejak 1667 di Cibinong, Masjid Jami Al-Atiqiyah Bertahan Ratusan Tahun di Kabupaten Bogor

Sebarkan artikel ini

INFOLADISHA – Di tengah hiruk pikuk pusat pemerintahan Kabupaten Bogor, tepatnya di kawasan Cibinong yang dijuluki Bumi Tegar Beriman, berdiri sebuah bangunan yang usianya melampaui banyak gedung modern di sekitarnya.

Dialah Masjid Jami Al-Atiqiyah, masjid yang diyakini sebagai yang tertua di Kabupaten Bogor.

Masjid ini berada di Kampung Karadenan Kaum, Kelurahan Karadenan, Kecamatan Cibinong.

Dari luar tampak sederhana, namun kisah di baliknya memanjang hingga abad ke-17.

Ketua DKM Masjid Jami Al-Atiqiyah, Ustadz Dedi Hamzah, menjelaskan bahwa masjid ini berdiri pada 1667 Masehi.

“Kalau melihat sejarahnya, ini salah satu peninggalan yang berbarengan dengan kerajaan Muara Beres dan menjadi pusat di antara pusat kerajaan tersebut,” ujarnya.

Menurut penuturan yang berkembang di lingkungan setempat, masjid ini didirikan oleh Mbah Raden Syafe’i bin Raden Nasib, yang disebut sebagai keturunan Sunan Gunung Jati dari Cirebon.

Sang istri, Ratu Edok, juga dikisahkan memiliki garis keturunan yang terhubung dengan Prabu Siliwangi.

Pada masanya, Mbah Raden dikenal menyebarkan ajaran Islam di Karadenan.

Ia mengajarkan tata cara ibadah dan dasar-dasar tauhid kepada warga sekitar.

Tradisi mengaji sore dan malam hari masih bertahan hingga kini.

“Alhamdulillah, kegiatan religius masih terjaga. Warga masih ngaji di sore dan malam hari,” kata Dedi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *