Berbagai organisasi telah meningkatkan kesadaran publik mengenai tantangan yang dihadapi pelajar di sekitar waktu tahun ini.

Misalnya, lembaga penyiaran publik Jepang NHK menjalankan kampanye media sosial bertajuk ‘Pada Malam 31 Agustus’ bagi para remaja.
Kegiatan ini dilakukan agar para remaja bisa mengungkapkan rasa frustrasi dan kecemasan mereka tentang kembali ke sekolah.
Perpustakaan lokal juga menawarkan tempat berlindung bagi pelajar yang mungkin enggan untuk kembali ke sekolah.
Namun, para ahli mendesak pihak berwenang untuk bertindak lebih banyak, khususnya dalam mengatasi tekanan yang dihadapi oleh anak muda.
Jepang merupakan satu-satunya negara G7 yang mencatatkan kasus bunuh diri di Jepang sebagai penyebab utama kematian di kalangan remaja.






