INFOLADISHA – Kabupaten Bogor diprediksi akan dibanjiri wisatawan selama libur Lebaran 2026.
Pemerintah daerah memperkirakan jumlah kunjungan bisa menembus satu juta orang sepanjang periode libur tersebut.
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Bogor, Ria Marlisa, mengatakan pihaknya sudah menyiapkan langkah antisipasi untuk menghadapi lonjakan wisatawan.
“Kami juga sudah membuat surat edaran kepada seluruh destinasi wisata yang ada di Kabupaten Bogor untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan dan dalam rangka melayani wisatawan yang hadir dari dan luar Kabupaten Bogor,” kata Ria, Kamis (12/3/2026).
Ia memperkirakan total kunjungan selama masa libur Lebaran mencapai sekitar satu juta orang.
Angka tersebut mencakup wisatawan dari dalam daerah maupun luar kota.
Menurut dia, potensi peningkatan kunjungan dipicu oleh panjangnya masa libur tahun ini.
Momentum libur juga berdekatan dengan Hari Raya Nyepi yang lebih dulu berlangsung sebelum Lebaran.
Selain kawasan Puncak yang selama ini menjadi tujuan utama, sejumlah destinasi alternatif mulai menarik perhatian wisatawan.
Ria menyebut wilayah Sukamakmur sebagai salah satu kawasan yang mengalami peningkatan minat kunjungan.
Di wilayah barat Kabupaten Bogor, Desa Malasari juga mulai dikenal sebagai destinasi yang ramai dikunjungi.
Meski demikian, kawasan Puncak masih diperkirakan menjadi titik dengan konsentrasi wisatawan terbesar selama libur Lebaran.





