“Pekerjaan yang kurang baik, kami tidak akan membayarkan semuanya,” tegasnya.
Sebagai bentuk transparansi dan pengawasan publik, KDM juga membuka ruang partisipasi masyarakat.
Ia mempersilakan warga Jawa Barat menyampaikan kritik dan saran terkait hasil pembangunan melalui media sosial.
Langkah ini diharapkan menjadi kontrol bersama agar setiap proyek pembangunan benar-benar menghasilkan kualitas yang baik dan memberi manfaat maksimal bagi masyarakat.





