Masjid tersebut dibangun dengan arsitektur khas Nusantara Indonesia ini berbentuk atap limas bersusun tiga yang menunjukkan filosofi kebutuhan hidup yaitu iman, Islam, dan ihsan.

Taman Tumbuhan Qur’an ini dibangun pada lahan seluas 754,3 m2. Pola desain yang diaplikasikan pada tapak ini diadaptasi dari logo segilima yang menandakan bahwa masjid ini dibangun oleh (Yayasan Amal Bhakti Muslim Pancasila/YAMP), sebagai bentuk penghargaan terhadap pembangunan masjid ini serta mengangkat prinsip sholat 5 waktu.
Pola desain akan diterapkan dalam pola sirkulasi taman.
Konsep fungsional tapak ini adalah memfasilitasi user untuk bersantai dan sekaligus menunjang aktivitas edukasi tumbuhan yang ada di dalam Al-Qur’an.
“Konsep desain islamic center untuk mengedukasi dan pembinaan masyarakat mengenai ilmu agama Islam yang fungsinya memfasilitasi kebutuhan masyarakat muslim, beribadah, belajar, dan bermusyawarah,” jelasnya.
Tapak ini menerapkan pola berupa geometrik dan simetris yang berfokus kepada penekanan pada vegetasi dan elemen taman. Pola ini menggabungkan antara aktivitas user disekitar masjid dengan kegiatan edukasi.
Dengan kehadiran Taman Alquran sebagai taman tematik baru di Kebun Raya Bogor ini, diharapkan selain dapat meningkatkan keindahan & kenyamanan pengunjung, juga mengukuhkan posisi Kebun Raya sebagai pusat konservasi dan eduwisata yang bermanfaat bagi masyarakat.





