Misalnya, membuat to-do list atau meninjau ulang pekerjaan yang tertunda.
Memberi waktu bagi tubuh dan pikiran untuk ‘pemanasan’ akan membantu mengurangi tekanan dan membangun semangat secara bertahap.
“Bikin to-do list, jangan langsung dikerjakan tapi pemanasan dulu biar ada semangat,” ujarnya.
Kembali bekerja setelah libur panjang memang bukan hal mudah.

Tapi dengan kesiapan fisik dan mental yang cukup, serta cara pandang yang positif, masa transisi ini bisa jadi awal baru yang menyenangkan.
Tidak perlu terburu-buru. Yang penting, kembali melangkah dengan tenang dan perlahan.***





