”DPRD Kota Bogor tentu memberikan dukungan penuh terhadap upaya penguatan pengelolaan zakat oleh BAZNAS. Kami berharap BAZNAS Kota Bogor terus meningkatkan profesionalitas dan akuntabilitas agar kepercayaan dunia usaha semakin meningkat,” tuturnya.
Ia juga berpesan kepada pelaku usaha bahwa keberhasilan sebuah perusahaan tidak hanya diukur dari profit, melainkan dari manfaat yang diberikan kepada lingkungan sekitar.
Terlebih di momen Ramadan, zakat diharapkan menjadi gerakan bersama untuk membantu UMKM, pendidikan, hingga kesehatan masyarakat.
Senada dengan hal tersebut, Ketua BAZNAS Kota Bogor, Subhan Murtadla, menjelaskan bahwa tujuan utama sosialisasi ini adalah untuk meningkatkan penghimpunan dana umat guna menekan angka kemiskinan di Kota Bogor.
Subhan mengakui bahwa meski potensi zakat di Kota Bogor sangat besar, realisasinya saat ini masih belum optimal. Melalui forum ini, BAZNAS juga melakukan survei untuk memetakan potensi zakat daerah secara lebih akurat.
”Diharapkan forum sosialisasi ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan manfaat BAZNAS dan kontribusi zakat dalam meningkatkan pendapatan serta kesehatan masyarakat,” pungkas Subhan.





