6. Kurangi Konsumsi Makanan Cepat Saji
Biasanya, setelah banyak mengonsumsi makanan santan dan pedas saat hari Lebaran, banyak yang akhirnya beralih ke makanan cepat saji.
Nyatanya, makanan ini sama berbahayanya dengan makanan yang bersantan, mengandung garam, maupun makanan pedas.
Untuk itu, pastikan kamu juga hindari atau mengurangi konsumsi makanan cepat saji setelah Lebaran, ya!
7. Cobalah untuk Berhenti Merokok
Saat puasa kamu hanya punya kesempatan merokok di malam hari, ini menyebabkan frekuensi merokok menjadi berkurang.
Nah setelah Lebaran, jangan jadikan momen ini sebagai “balas dendam” yang membuatmu terus merokok sepanjang hari.
Justru jadikan ini sebagai pelajaran untuk pelan-pelan menghentikan kebiasaan merokok.
Tak perlu buru-buru, kamu bisa mulai secara perlahan mengurangi frekuensi merokok.
Beri tahu juga orang terdekatmu dan mintalah bantuan mereka, untuk mendukungmu berhenti merokok.
Dengan berhenti merokok kamu telah mengurangi berbagai risiko penyakit keras dan juga melindungi orang-orang dari bahaya asap rokok.
8. Lakukan Pemeriksaan Kesehatan
Tidak ada salahnya melakukan pemeriksaan kesehatan yang berkaitan dengan kolesterol, gula darah, maupun tekanan darah.
Dengan mengetahui hasil pemeriksaan, tentunya kamu bisa mencegah penyakit yang dialami semakin memburuk dengan pengobatan tepat oleh dokter.






