Baca Juga: Syarifah Sofiah Rayakan HJB dan Club Foot Day Bersama 32 Anak Penderita Kaki Pengkor
Dr Aep Saepudin Muhtar alias Gus Udin yang merupakan akademisi dari Universitas Djuanda Bogor menyampaikan keresahannya mengenai tingginya angka pengangguran baik secara nasional maupun lokal, yakni 10 juta jiwa di Indonesia dan 500 ribu di antaranya warga Kabupaten Bogor.
Kondisi tersebut menurutnya menjadi tantangan serius yang perlu diatasi secara sistematis. Salah satunya dengan menjaga iklim investasi di Kabupaten Bogor.
Menurutnya Kabupaten Bogor kaya akan potensi UMKM dan pariwisata. Sehingga memperluas pasar UMKM seiring kemajuan pariwisata daerah dapat menjadi salah satu solusi memajukan perekonomian.
Baca Juga: Pj Gubernur Ingin PPDB Kabupaten Bogor Transparan dan Tanpa Ada Siswa Titipan
“Setiap hari tidak kurang 37 ribu kendaraan masuk Puncak, coba lihat potensi itu. Makanya kaitan UMKM bukan hanya produksinya ditingkatkan, tetapi pasarnya, pariwisatanya harus ditingkatkan,” ungkap Gus Udin.
Ade Wardana Adinata menyampaikan idenya mengenai inovasi sektor pertanian dengan tekad menjadikan Kabupaten Bogor sebagai kabupaten yang banyak mengekspor hasil pertanian.
“Bogor ini menjadi bagian penting, karena mobilisasi dari Bogor sangat mudah ke mancanegara, jadi komoditi apapun sangat mudah sekali kita pindahkan ke tempat lain, bahkan ke mancanegara,” ujar Ade.






Respon (1)