Angka ini menempatkan Jawa Barat di posisi teratas secara nasional.
Di bawahnya, Jawa Tengah mencatat 14.700 tenaga kerja kehilangan pekerjaan, disusul Banten dengan 10.376 orang.
Sementara itu, DKI Jakarta melaporkan 6.311 kasus PHK, dan Jawa Timur mencatat 5.949 orang terdampak.
Data tersebut mencerminkan tekanan yang masih berlangsung di pasar tenaga kerja nasional, seiring perlambatan di sejumlah sektor usaha.
Dengan angka PHK yang terus meningkat dari tahun ke tahun, kondisi ketenagakerjaan sepanjang 2025 menjadi catatan serius, sekaligus tantangan besar bagi pemerintah dalam menjaga stabilitas lapangan kerja ke depan.





