INFOLADISHA – Di jalanan, suara motor yang bikin telinga serasa disundut speaker konser sering langsung disangka berasal dari knalpot racing.
Padahal, kebanyakan suara superbising itu datang dari knalpot brong, jenis knalpot yang populer bukan karena performa, melainkan karena volume suaranya yang bikin satu RT melek.
Meski sama-sama jadi aksesori motor yang mencolok, knalpot brong dan racing sebenarnya punya perbedaan besar, mulai dari fungsi, desain dalam, sampai soal legalitas.
Supaya tidak salah pilih dan apalagi sampai berurusan dengan tilang, ini lima perbedaan yang jarang diketahui pemotor.
1. Suara dan Tujuan Penggunaan
Knalpot brong dikenal karena suaranya yang keras, kasar, dan cenderung mengganggu.
Biasanya dipakai sekadar untuk gaya atau menarik perhatian.
Knalpot racing juga lebih nyaring dari knalpot standar, tapi suaranya tetap terkontrol dan halus.
Fungsinya jelas: meningkatkan performa motor untuk kebutuhan balap atau aktivitas berperforma tinggi.
2. Struktur dan Komponen
Secara bentuk luar mungkin mirip, tapi isiannya beda jauh.
Knalpot racing dibangun presisi dengan silencer panjang dan ramping, plus baffle yang dirancang menjaga aliran gas tetap optimal.
Knalpot brong umumnya polos tanpa baffle atau hanya memakai pipa straight-pipe dari leher sampai ujung.
Alhasil, suara bebas liar dan gas buang meluncur tanpa kontrol, bikin suara berisik dan performa tidak stabil.






