“Mengemudi itu harus penuh konsentrasi. Kalau satu tangan sibuk pegang rokok, kontrol kendaraan pasti berkurang,” kata Sony.

Ia menambahkan, abu atau bara rokok yang beterbangan bisa membahayakan pengendara di belakang dan bahkan melukai mata sendiri.
Sony menegaskan, kebiasaan merokok sambil mengemudi seharusnya dihindari sepenuhnya.
“Itu perilaku yang sangat tidak disarankan. Fokus di jalan, bukan di rokok,” ujarnya.
Dengan operasi penertiban ini, polisi berharap pengendara lebih sadar akan pentingnya keselamatan di jalan.
Pesannya sederhana, simpan dulu rokoknya, nyawa jauh lebih penting.






