Info Bisnis

Melaju Tanpa Tersandung: Cara Santai Mengevaluasi Risiko Usaha

92
×

Melaju Tanpa Tersandung: Cara Santai Mengevaluasi Risiko Usaha

Sebarkan artikel ini

INFOLADISHA – Membangun usaha itu seperti menyiapkan perjalanan jauh.

Peta sudah ada, tujuan jelas, tapi sepanjang jalan pasti ada tanjakan, tikungan tajam, bahkan mungkin lubang tak terduga.

Nah, lubang inilah yang kita sebut risiko.

Sayangnya, banyak pebisnis terlalu sibuk mengejar peluang hingga lupa melirik potensi bahaya.

Padahal, risiko itu bukan musuh yang harus dihindari total. Justru kalau dipahami, ia bisa jadi pengingat agar langkah bisnis tetap kokoh dan terarah.

Lalu, bagaimana caranya mengevaluasi risiko usaha tanpa bikin kepala mumet?

Yuk, kita bahas satu per satu dengan ringan tapi tetap dalam!

Kenapa Ribet-Ribet Evaluasi Risiko?

Karena bisnis tanpa manajemen risiko ibarat naik motor tanpa helm.

Memang bisa, tapi kalau jatuh? Bahayanya lebih besar. Evaluasi risiko itu penting supaya:

• Kamu terhindar dari kerugian yang tak perlu

• Bisnis terlihat lebih profesional di mata investor & mitra

• Keputusan yang diambil lebih logis, bukan sekadar feeling

Contoh simpel: Kamu punya bisnis kuliner. Tiba-tiba tren makanan sehat naik daun, sementara menu kamu dominan gorengan.

Kalau sudah evaluasi risiko pasar sejak awal, kamu bisa lebih cepat adaptasi.

1. Kenali Semua Potensi Risiko

Langkah awal, buka mata selebar-lebarnya. Risiko bisnis itu ada di mana-mana, bentuknya beragam:

• Operasional: Mesin produksi macet, staf penting mendadak resign.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *