Info Otomotif

Mesin Kuat Tapi Listrik Tumbang? Ini Risiko Kelistrikan Mobil Setelah Perjalanan Jauh

×

Mesin Kuat Tapi Listrik Tumbang? Ini Risiko Kelistrikan Mobil Setelah Perjalanan Jauh

Sebarkan artikel ini
Perjalanan jauh bisa bikin kelistrikan mobil bermasalah. (Ilustrasi)

INFOLADISHA – Perjalanan jauh dengan mobil memang menguji ketangguhan mesin dan kaki-kaki.

Namun, ada satu sektor yang kerap luput dari perhatian pemilik kendaraan, yakni sistem kelistrikan.

Padahal, selama mobil melaju berjam-jam, komponen listrik bekerja tanpa henti dan menanggung beban besar.

Banyak pengendara merasa mobilnya baik-baik saja sebelum berangkat.

Sayangnya, tanpa pengecekan kelistrikan yang memadai, perjalanan jauh justru bisa menjadi pemicu masalah, mulai dari aki tekor hingga gangguan listrik yang muncul setelah mobil kembali ke rumah.

Dikutip dari laman Suzuki Indonesia, ada sejumlah dampak perjalanan jauh terhadap sistem kelistrikan mobil yang patut diwaspadai.

Dampak pertama adalah aki yang lebih cepat melemah.

Selama perjalanan panjang, aki terus menyuplai daya untuk pengapian, lampu, AC, hingga sistem hiburan.

Jika usia aki sudah tidak muda atau kondisinya kurang prima, beban kerja tinggi ini bisa membuat dayanya turun drastis.

Cuaca panas juga memperparah kondisi dengan mempercepat penguapan elektrolit, yang berujung pada aki soak tanpa gejala awal yang jelas.

Selain aki, alternator juga dipaksa bekerja ekstra.

Tugasnya tidak hanya mengisi ulang aki, tetapi juga menjaga suplai listrik tetap stabil saat mesin menyala.

Dalam perjalanan jauh, alternator nyaris bekerja tanpa jeda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *