Meski namanya mirip dengan DOT 5, jenis ini sebenarnya lebih dekat ke DOT 4 dari sisi komposisi karena masih berbasis glycol ether dan borate ester.
Keunggulannya? Titik didihnya tetap tinggi seperti DOT 5, tapi bisa digunakan di kendaraan modern dengan sistem pengereman hidrolik yang sensitif dan cepat.
DOT 5.1 ideal untuk mobil performa tinggi yang menuntut pengereman cepat dan konsisten, seperti mobil sport atau kendaraan operasional yang intens.
Kesimpulannya, minyak rem itu ibarat darah dalam sistem pengereman. Salah pilih, dampaknya bisa serius.
Jadi, kenali karakteristik masing-masing tipe, perhatikan spesifikasi kendaraan, dan konsultasikan jika perlu.
Ingat, keselamatan bukan hanya soal sabuk pengaman dan airbag.
Kadang, cairan kecil yang tak terlihat pun bisa jadi penentu.
Jangan remehkan minyak rem, karena berhenti tepat waktu itu penting.






