Info Kesehatan

Mpok Alpa Jalani Kemoterapi Saat Hamil, Boleh Atau Tidak Sih?

52
×

Mpok Alpa Jalani Kemoterapi Saat Hamil, Boleh Atau Tidak Sih?

Sebarkan artikel ini
Mpok Alpa meninggalkan anak kembar yang basih bayi. IST

INFOLADISHAKomedian dan presenter Mpok Alpa meninggal dunia pada Jumat 15 Agustus 2025.

Mpok Alpa dikabarkan meninggal karena sakit kanker.

“Jadi memang Mpok Alpa ini sakit kanker ya sudah beberapa bulan ini mengeluh sakit karena penyakit yang diidapnya,” ungkap Raffi Ahmad di FYP, Trans7, Jakarta Selatan, Jumat 15 Agustus 2025.

Raffi Ahmad menceritakan Mpok Alpa sudah menjalani pengobatan kanker sejak hamil anak kembar. Belum diinformasikan jenis kanker yang diidap Mpok Alpa.

Lantas apakah boleh menjalani pengobatan dalam kondisi hamil? Begini penjelasannya.

Kemoterapi saat hamil tidak selalu aman dan biasanya tidak direkomendasikan pada trimester pertama.

Namun, kemoterapi mungkin aman dilakukan pada trimester kedua dan ketiga setelah organ bayi berkembang, tergantung pada jenis obat dan kondisi ibu.

Penting untuk berkonsultasi dengan dokter kandungan dan dokter spesialis kanker untuk mendapatkan nasihat dan rencana perawatan yang tepat.

Penjelasan lebih lanjut:

  1. Trimester Pertama:

Organ-organ bayi sedang berkembang pesat pada trimester pertama, sehingga kemoterapi berisiko lebih tinggi menyebabkan cacat lahir, berat badan lahir rendah, atau keguguran.

2. Trimester Kedua dan Ketiga:

Plasenta mulai berfungsi sebagai penghalang antara ibu dan bayi, sehingga beberapa obat kemoterapi mungkin lebih aman diberikan pada tahap ini. Namun, dokter akan tetap berhati-hati dalam memilih obat dan memantau kondisi ibu dan bayi.

Faktor Penentu:

Jenis kanker, jenis obat kemoterapi, usia kehamilan, dan kondisi kesehatan ibu dan bayi akan menjadi faktor penentu dalam memutuskan apakah kemoterapi aman dilakukan dan kapan waktu yang tepat untuk memulainya, menurut Cancer Research UK.

Konsultasi dengan Dokter:

Sangat penting untuk berkonsultasi dengan dokter kandungan dan dokter spesialis kanker untuk mendapatkan informasi yang akurat dan saran yang tepat mengenai pengobatan kanker selama kehamilan, seperti yang disarankan oleh Moffitt.

Penting untuk diingat:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *