Info Otomotif

Musim Hujan, Mobil Matic Jangan Asal Terabas Banjir

×

Musim Hujan, Mobil Matic Jangan Asal Terabas Banjir

Sebarkan artikel ini

Mengamati kendaraan lain bisa jadi alat ukur cepat.

Jika mobil di depan terlihat sempoyongan atau bahkan berhenti, itu bukan tontonan, itu peringatan.

Saat harus melintas, gunakan gigi terendah seperti D1 atau L.

Gigi rendah membantu menjaga putaran mesin stabil dan tenaga lebih terkontrol.

Efek samping baiknya, tekanan gas buang dari knalpot bisa membantu menahan air tidak masuk ke sistem pembuangan.

Soal kecepatan, pelan tapi pasti adalah kunci. Jangan tergoda menambah gas.

Kecepatan stabil membantu mobil tetap seimbang dan meminimalkan cipratan air ke ruang mesin.

Bonusnya, kamu punya waktu bereaksi jika tiba-tiba ada lubang atau benda asing di bawah air.

Setelah lolos dari genangan, jangan langsung tancap gas. Rem perlu dikeringkan.

Cukup injak pedal rem beberapa kali sambil melaju pelan agar kampas kembali bekerja optimal.

Rem basah itu licin, dan licin tidak pernah ramah.

Satu hal penting yang sering diabaikan: jika mobil sampai mogok di tengah banjir, jangan coba-coba menghidupkan mesin lagi.

Itu bukan keberanian, itu perjudian. Langkah paling aman adalah mematikan mesin dan memanggil derek atau bantuan bengkel.

Musim hujan memang tidak bisa dihindari. Tapi kerusakan akibat salah keputusan bisa.

Mobil matic boleh praktis, asal pengemudinya tetap realistis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *