Menurut Trias, aparat dapat membantu memastikan kesiapan standar operasional, terutama terkait aspek kesehatan peserta.
Ia menekankan pentingnya pemeriksaan kondisi fisik sebelum lomba serta kesiapan tim medis di lapangan, termasuk ambulans dan fasilitas darurat lainnya.
“Kesehatannya harus disiagakan, sebelum lari harus dicek kondisi nadinya, tensinya. Itu bagian dari SOP,” ujarnya.
Pasca kejadian, keluarga korban disebut menerima peristiwa ini sebagai musibah dan tidak mengajukan laporan resmi ke kepolisian.
Tanpa laporan tersebut, proses hukum lebih lanjut tidak dilakukan.
Meski begitu, peristiwa ini menjadi pengingat keras bagi penyelenggara kegiatan olahraga berisiko untuk tidak mengabaikan aspek keselamatan dasar.
Karena di medan seperti trail run, selisih antara aman dan fatal kadang cuma beberapa kilometer.



