Tak kalah menarik, milk kefir hadir dengan tekstur kental dan kandungan probiotik lebih kaya.
Produk ini sudah lama dikenal secara global dan mulai mendapat tempat di kalangan konsumen Indonesia yang peduli kesehatan pencernaan.
Lebih jauh, inovasi lokal juga masuk melalui jamu probiotik modern.
Fermentasi kunyit asam, temulawak, atau beras kencur membuka peluang menghadirkan minuman sehat yang memadukan tradisi dan sains modern.
Potensi pasarnya sangat besar, mengingat jamu sudah akrab dalam budaya masyarakat.
Di sisi lain, segmen khusus muncul lewat minuman fermentasi sayuran dan buah seperti beet kvass atau tepache dari nanas.
Meski niche, tren ini menarik bagi konsumen petualang rasa dan komunitas kuliner.
Dengan pasar yang terus berkembang, minuman probiotik terbukti bukan sekadar tren sementara.
Kombinasi inovasi, kualitas, dan edukasi konsumen menjadi kunci sukses menggarap peluang bisnis sehat ini.






