INFOLADISHA – Operasi pencarian tiga orang yang diduga terjebak di galian tambang kawasan PT Antam UBPE Pongkor, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, resmi dihentikan.
Keputusan ini diambil setelah Tim SAR gabungan menyelesaikan seluruh tahapan pencarian namun tidak menemukan korban maupun petunjuk keberadaannya.
Kantor SAR Jakarta sebelumnya mengerahkan dua Search and Rescue Unit (SRU) dalam operasi tersebut.
SRU I fokus melakukan penyisiran langsung ke dalam lubang galian tambang tradisional, berdasarkan keterangan saksi terakhir yang melihat posisi ketiga korban.
Galian tersebut memiliki kedalaman sekitar 200 meter dengan diameter hanya 50 hingga 70 sentimeter, sehingga proses pencarian dilakukan dengan tingkat kehati-hatian tinggi.
Tim rescue turun menggunakan perlengkapan lengkap, mulai dari alat pelindung diri (APD), Self Contained Breathing Apparatus (SCBA), detektor gas, hingga peralatan khusus penyelamatan di ruang terbatas atau confined space rescue.
Sementara itu, SRU II bersiaga di luar area sebagai unsur medis.
“Setelah dilakukan penyisiran hingga titik terakhir sesuai area pencarian yang ditentukan dari keterangan saksi, tidak ditemukan korban maupun tanda-tanda keberadaan lainnya,” ujar Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, Rabu (21/1/2026).
Evaluasi operasi dilakukan pada Selasa (20/01/2026) sore, melalui debriefing bersama seluruh stakeholder terkait, saksi, serta keluarga korban.






