Info Gaya Hidup

Peneliti Amerika Terkejut dengan Hasil Intermittent Fasting

37
×

Peneliti Amerika Terkejut dengan Hasil Intermittent Fasting

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi intermittent fasting. IST

INFOLADISHA – Diet ‘puasa’ atau intermittent fasting (IMF) dan hitung kalori merupakan dua metode diet populer yang kerap dilakukan untuk menurunkan berat badan.

Sebuah studi terbaru menemukan bahwa intermittent fasting 4:3 memiliki dampak yang lebih besar dibandingkan hitung kalori.

Intermittent fasting 4:3 merupakan diet yang dilakukan dengan membatasi asupan selama 3 hari (tidak berturut-turut) dalam seminggu, sementara 4 hari lainnya diperbolehkan makan secara normal.

Peneliti di Amerika Serikat menemukan pendekatan ini menghasilkan penurunan berat badan rata-rata 7,6 persen selama setahun.

Ini lebih besar bila dibandingkan hitung kalori sebesar 5 persen.

“Bagi saya itu mengejutkan dan menyenangkan karena hasilnya lebih baik,” kata ahli endokrinologi Victoria Catenacci dari Universitas Colorado dikutip dari Science Alert.

Penelitian melibatkan 165 orang dengan masalah kelebihan berat badan dengan usia 18-60 tahun.

Mereka diminta melakukan intermittent fasting dan hitung kalori selama 12 bulan, sembari merekomendasikan peningkatan aktivitas fisik.

Kelompok intermittent fasting diminta menerapkan pembatasan asupan kalori sebesar 80 persen selama 3 hari dalam seminggu, tanpa pembatasan apapun di sisa harinya (makan sehat tetap dianjurkan).

Kelompok hitung kalori diminta untuk mengurangi asupan kalori harian mereka sebesar 34 persen tiap hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *