Info Kesehatan

Penelitian Baru Ungkap Pernikahan Bisa Berisiko Penurunan Fungsi Otak

×

Penelitian Baru Ungkap Pernikahan Bisa Berisiko Penurunan Fungsi Otak

Sebarkan artikel ini
IST

Hasilnya, orang yang tidak pernah menikah mengalami risiko penurunan fungsi otak 40 persen lebih rendah dibandingkan mereka yang menikah.

IST

Bagi mereka yang ditinggal menikah penurunannya 27 persen, sedangkan mereka yang bercerai 34 persen.

Setelah memperhitungkan variabel lain seperti pendidikan, genetika, dan kondisi kesehatan, perbedaan statistik orang yang ditinggal meninggal pasangan menghilang.

Namun, masih ada risiko penurunan fungsi otak 24 persen lebih rendah untuk yang tidak pernah menikah dan 17 persen bagi mereka yang bercerai.

Peneliti berteori orang yang lajang mungkin lebih baik dalam menjaga hubungan sosial. Hubungan sosial yang baik berkaitan dengan salah satu pencegahan utama demensia. Selain itu, pernikahan yang tidak bahagia juga harus dipertimbangkan.

“Ada beberapa bukti yang menunjukkan peningkatan dalam beberapa domain kesejahteraan, seperti kebahagiaan dan kepuasan hidup, setelah perceraian dan partisipasi sosial setelah pasangan berduka,” tulis peneliti.

“Orang yang tidak pernah menikah juga lebih mungkin bersosialisasi dengan teman dan tetangga dan lebih mungkin terlibat dalam perilaku yang lebih sehat daripada rekan-rekan mereka yang sudah menikah,” tandas mereka soal hubungan antara penurunan fungsi otak dengan menikah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *