Mengetahui ciri-ciri motor yang perlu turun mesin sangat penting untuk mencegah kerusakan yang lebih serius. Berikut ciri-cirinya:
Penurunan Performa: Salah satu ciri yang paling umum dari motor yang perlu turun mesin adalah penurunan performa secara keseluruhan.
Baca Juga: Perjuangan Panjang Aldi Satya Mahendra Hingga Raih Juara Dunia di World Supersport 300
Mesin yang mengalami turun mesin cenderung terasa lemah dan sulit untuk mencapai kecepatan maksimalnya seperti biasanya.
Pada awalnya, penurunan performa mungkin terasa tidak signifikan, tetapi seiring waktu, motor dapat semakin sulit untuk berakselerasi atau bahkan mulai kesulitan untuk dihidupkan.
Suara Mesin Tidak Normal: Meskipun suara mesin yang berisik bisa bervariasi tergantung pada jenis motor dan kondisi lingkungan, ada beberapa jenis suara yang umumnya terkait dengan masalah mesin.
Suara berderak, berdentum-dentum, atau seperti suara logam bergesekan adalah beberapa contoh suara yang tidak normal dan sering dikaitkan dengan kerusakan pada komponen mesin.
Ketika mesin menghasilkan suara yang tidak biasa, ini bisa menjadi pertanda bahwa ada gesekan yang tidak semestinya antara bagian-bagian mesin, yang mungkin disebabkan oleh keausan atau kerusakan.
Getaran yang Tidak Wajar: Selain penurunan performa dan suara mesin yang tidak normal, motor yang mengalami turun mesin juga cenderung menghasilkan getaran yang tidak wajar saat beroperasi.






