Bogor

Penutupan Tambang Bogor Bikin Jalan Bomang Seret: Kontraktor Kelimpungan Cari Material

80
×

Penutupan Tambang Bogor Bikin Jalan Bomang Seret: Kontraktor Kelimpungan Cari Material

Sebarkan artikel ini

INFOLADISHA – Kebijakan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menutup sejumlah tambang di Kabupaten Bogor mulai berimbas ke proyek infrastruktur strategis.

Salah satunya pembangunan Jalan Bojonggede–Kemang (Bomang) yang kini melambat akibat krisis bahan material.

Penutupan tambang di kawasan Cigudeg, Parungpanjang, dan Rumpin membuat pasokan batu dan pasir tersendat.

Acep Wawan, Project Manager PT Tri Manunggal Karya, mengaku pihaknya kini kesulitan mendapatkan bahan baku utama sejak kebijakan itu diberlakukan.

“Dengan keputusan Bapak Gubernur itu semua bahan materialnya ditutup, sehingga kami kesulitan bahan baku. Dampaknya progres proyek agak tersendat,” ujar Acep, Kamis (30/10/2025).

Ia menyebut hingga kini belum ada kejelasan kapan tambang di wilayah Bogor akan kembali dibuka.

“Kami belum dapat keputusan sampai kapan penutupan kuari-kuari itu berlangsung,” tambahnya.

Sebagai solusi sementara, kontraktor terpaksa beralih menggunakan material dari pabrikan beton. Namun cara itu dinilai belum mampu menutupi seluruh kebutuhan proyek.

“Sekarang kami pakai pabrikan beton, tapi tetap saja belum cukup,” kata Acep.

Proyek Jalan Bomang sendiri disebut-sebut menjadi salah satu jalur pengurai kemacetan di selatan Bogor.

Jika pasokan material tak segera pulih, bukan tak mungkin penyelesaiannya akan kembali molor dan masyarakat lagi-lagi harus bersabar menghadapi debu dan jalan rusak yang tak kunjung berakhir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *