Kondisi ini disebabkan oleh tingginya kunjungan ke rumah sakit di Kota Bogor, yang tidak hanya berasal dari warga Kota Bogor, tetapi juga dari luar kota.

Ke depan, Dedie A. Rachim berharap Kota Bogor juga dapat menjadi tujuan ‘hospital tourism”, baik dalam hal pelayanan kesehatan maupun pencegahan penyakit.
“Jadi masyarakat dari luar kota bisa mengakses layanan kesehatan di sini sekaligus juga healing. Kita proyeksikan wisata kesehatan,” ucapnya.






