BACA JUGA : Rekam Jejak Asmawa Tosepu Selama Jadi Pj Bupati Bogor
Neuropati otonom terjadi ketika saraf yang mengontrol aktivitas bawah sadar manusia rusak, Pusing dan pingsan adalah salah satu gejalanya.
Serangan nyeri akibat trigeminal neuralgia bisa terjadi spontan saat penderita melakukan aktivitas harian yanga seharusnya tidak memicu nyeri, misalnya makan, mencuci muka, sikat gigi, bahkan karena terpapar angin.
Durasi nyeri bisa hitungan detik sampai menit.
Akan tetapi, pada beberapa kasus nyeri dapat berlangsung hingga lebih dari 15 menit, bahkan dirasakan terus menerus.
Rasa sakit biasanya diawali dengan sensasi tersengat arus listrik yang berujung pada rasa sakit menusuk yang menyiksa dalam waktu kurang dari 20 detik.
Rasa sakit ini seringkali membuat penderitanya merasakan kedutan pada wajah yang tidak terkendali, itulah sebabnya penyakit ini juga dikenal sebagai ‘tic douloureux’.
BACA JUGA : Hasil Tespek Garis Dua Tapi Tidak Hamil? Bisa Jadi Ada Indikasi Ini
“Tak jarang penderitanya datang berkonsultasi dengan dokter gigi, atau dokter spesialis THT dan dokter saraf, karena gejala yang muncul hampir mirip dengan masalah pada gigi (misalnya berlubang), infeksi pada rongga sinus (sinusitis) atau sakit kepala migrain,” dokter Mustaqim lebih lanjut.
Kasus trigeminal neuralgia kadang tidak terdiagnosis dengan tepat.





