Penatalaksanaan juga terlewatkan begitu saja sehingga pasien tetap mengalami nyeri berulang.
Untuk menegakkan diagnosis, ada beberapa pemeriksaan penunjang yang akan dilakukan di RS PON Jakarta seperti MRI kepala khusus, dan panoramic X-ray.
Sebagai terapi awal, dokter akan meresepkan obat-obatan.
Bila tidak memberikan perbaikan, pilihan terbaik selanjutnya adalah bedah mikro, Microvascular Decompression (MVD) yang memisahkan pembuluh darah yang menekan saraf trigeminal.
Selain tindakan bedah, ada juga pilihan terapi lain yaitu energi panas radio frekuensi (Percutaneous Radio Frequency Rhizotomy), serta PBC (Percutaneous Balloon Compression).
Dokter yang akan menentukan mana tindakan yang paling tepat sesuai pemicunya. Menurut dokter Mustaqim, jika ingin menuntaskan penyebabnya, tindakan MVD lebih disarankan.
“Tindakan MVD termasuk bedah mikro yang dapat membuat saraf tak lagi terjepit dengan cara memisahkan pembuluh darah yang menekan dan menyisipkan suatu bahan bernama teflon di antaranya. Dengan tindakan pembebasan ini diharapkan dapat menghentikan siksaan sakit satu sisi wajah akibat trigeminal neuralgia,” tuturnya.





