Info Daerah

Peta Gempa Terbaru: Zona Megathrust RI Makin Banyak, dari Jawa sampai Filipina

×

Peta Gempa Terbaru: Zona Megathrust RI Makin Banyak, dari Jawa sampai Filipina

Sebarkan artikel ini
Zona megathrust Indonesia bertambah.(Ilustrasi/Istimewa)
Zona megathrust Indonesia bertambah.(Ilustrasi/Istimewa)

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga mengingatkan adanya dua zona megathrust yang masih “menyimpan energi” dalam waktu sangat lama, yakni Megathrust Selat Sunda dan Mentawai-Siberut.

Gempa terakhir di Selat Sunda tercatat terjadi pada 1757, sementara Mentawai-Siberut pada 1797.

BMKG menjelaskan kondisi tersebut dikenal dengan istilah seismic gap.

Artinya, secara geologis wilayah itu berpotensi memicu gempa besar karena sudah lama tidak melepaskan energi.

Meski begitu, BMKG menegaskan bahwa tidak ada teknologi maupun pihak yang mampu memprediksi kapan gempa akan terjadi.

“Menunggu waktu bukan berarti ramalan. Ini adalah istilah ilmiah untuk kewaspadaan, bukan untuk menimbulkan kepanikan,” tulis BMKG dalam unggahan resminya di Instagram.

BMKG menambahkan, informasi ini disampaikan sebagai bagian dari tanggung jawab lembaga dalam pengamatan dan pelayanan informasi kebencanaan, sesuai amanat Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2009.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *