INFOLADISHA – Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor, Akhmad Saeful Bakhri mengungkapkan pascapendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk tingkat SMA/ SMK dimulai secara serentak di Jawa Barat, pos pengaduan masyarakat mulai masuk baik online atau offline ke Komisi IV DPRD Kota Bogor.
Pria yang akrab disapa Gus M ini mengungkapkan aduan yang masuk dari masyarakat terkait dengan sarana prasarana penunjang pada jaringan internet yang dianggap bermasalah.
“Jadi, setelah minggu lalu kami membuka posko pengaduan, saat ini sudah banyak aduan yang masuk. Contohnya, server down dan website eror dan paling banyak aduan untuk tingkat SMA dan SMK” ungkap Gus M.
Baca Juga: Korban Keracunan Makanan Bertambah Jadi 93 Orang, Pemkot Bogor Berlakukan Status KLB
Gus M pun membeberkan bahwa para orang tua murid mengaku selama ini tidak pernah menerima sosialisasi proses PPDB dari Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Provinsi Jawa Barat.
Sehingga para orang tua ini tidak mengetahui proses dan tahapan yang harus dilalui bilamana ada kendala dalam proses PPDB
“Keluhannya, hampir sama yaitu tidak ada sosialisasi yang dilakukan KCD. Seperti yang dilakukan oleh Disdik Kota Bogor kepada Komite sekolah SD beberapa waktu lalu,” jelas Gus M.
Baca Juga: Menjelang Musim Kemarau, BPBD Edukasi Masyarakat Mitigasi Bencana Kekeringan





Respon (1)