Bogor

Proyek Pemkot Bogor Terlambat Start, 41 Paket Masih Tersangkut di Dinas

77
×

Proyek Pemkot Bogor Terlambat Start, 41 Paket Masih Tersangkut di Dinas

Sebarkan artikel ini

Proyek-proyek ini tersebar di Dinas Kesehatan, PUPR, Perumkin, Pendidikan, dan Dishub, dengan nilai di atas Rp400 juta dan fokus pada pembangunan infrastruktur.

“Yang belum jalan tinggal lanjutan pembangunan GOR Pajajaran. Proyek lainnya sudah tahap kontrak dan pelaksanaan,” ungkap Lia.

Beberapa proyek besar yang sedang dikebut antara lain pembangunan SMPN 22 dan SMPN 23 Cimahpar, gedung Safety Public milik Dinkes, revitalisasi Terminal Bubulak, serta pembangunan Taman Yasmin.

“Karena proyek-proyek ini diawasi ketat dan melibatkan berbagai pihak, kami cukup yakin bisa selesai sesuai target,” katanya.

Namun, untuk proyek-proyek lain yang belum diajukan, Lia menegaskan agar tidak ada lagi alasan untuk menunda.

“Kalau alasannya hanya karena belum sempat atau belum siap, itu tidak bisa diterima. Semua harus diproses, kecuali memang ada kendala teknis atau anggaran,” tegasnya.

Ia pun menambahkan, bila masih ada OPD yang bergerak lambat tanpa alasan jelas, pihaknya akan menyampaikan laporan kepada pimpinan.

“Pembangunan ini untuk kepentingan masyarakat. Kalau terus lamban, dampaknya pasti dirasakan langsung oleh warga,” tutupnya.

Dengan waktu yang kian sempit, percepatan proses lelang menjadi pekerjaan rumah serius bagi Pemkot Bogor.

Harapannya, tak ada lagi proyek yang mandek karena kelambanan administrasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *