“Di pemerintahan, ada indikator kinerja yang harus dipenuhi, dan alhamdulillah itu dapat tercapai berkat kerja keras serta kerja sama seluruh jajaran Pemkot Bogor,” ujarnya.

Syarifah juga tidak menampik bahwa selama menjabat, sebagai manusia ia masih memiliki banyak kekurangan dan menyadari adanya pekerjaan yang belum terselesaikan. Oleh karena itu, ia menyampaikan permohonan maaf kepada semua pihak.
“Dengan segala kerendahan hati, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya. Siapapun yang diberi amanah memimpin akan diminta pertanggungjawaban atas apa yang telah dikerjakan. Saya tidak ingin hal itu menjadi beban, sehingga saya meminta kerelaan bapak-ibu untuk memaafkan segala kekurangan dan kesalahan saya,” tutur Syarifah.
Ia berharap di masa purna bakti ini, dirinya masih diberi kesehatan agar tetap produktif dan dapat bermanfaat di ladang pengabdian lain.
Tidak lupa, Syarifah mengungkapkan doa terbaiknya untuk seluruh ASN Pemkot Bogor, Forkopimda Kota Bogor, hingga warga Kota Bogor.
Dalam doanya, ia berharap agar Kota Bogor selalu aman, nyaman, menjadi kota idaman yang bisa dinikmati sehari-hari, dan terhindar dari bencana.




