Pemeriksaan ini dinilai penting karena aktivitas pasar yang padat rentan terhadap berbagai risiko kesehatan.
Di sisi lain, Dinas Perdagangan dan Perindustrian melakukan monitoring operasional pasar serta sidang tera ulang untuk memastikan alat timbang berfungsi dengan akurat.
Langkah ini menjadi bagian dari perlindungan konsumen agar tidak dirugikan dari sisi kuantitas barang.
Langkah kolaboratif ini diharapkan dapat membangun ekosistem pasar yang lebih bersih, sehat, dan transparan.
Bukan hanya soal pangan yang bebas zat berbahaya, tetapi juga soal kepastian hak konsumen dan kenyamanan berbelanja.
Pemkab Bogor mengajak masyarakat memanfaatkan kegiatan ini, terutama layanan pemeriksaan kesehatan gratis dan edukasi mengenai ciri pangan yang mengandung bahan berbahaya.
Pasar rakyat tetap jadi tulang punggung distribusi pangan, dan pengawasan langsung di lokasi menjadi cara paling konkret untuk menjaga kepercayaan publik.






