Data dari Kepala Desa Pasir Tanjung Rizal Baharudin Zen mencatat, 107 warga terdampak dari total 315 penerima makanan yang tersebar di enam posyandu.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor dr. Fusia Meidiawaty menyatakan proses penelusuran masih berlangsung untuk memastikan sumber keracunan.
Di sisi lain, pihak penyedia makanan dari Dapur SPPG Pasir Tanjung menyebut sampel makanan yang dibagikan telah dikirim ke laboratorium untuk diuji.
Pemeriksaan ini diharapkan bisa menjawab penyebab pasti banyaknya warga yang jatuh sakit.
Perwakilan dapur, Reynaldi, memastikan pihaknya siap bertanggung jawab penuh.
Termasuk menanggung biaya pengobatan seluruh korban hingga pulih.
Ia juga memastikan seluruh warga yang sempat terdampak kini telah kembali ke rumah masing-masing setelah mendapatkan penanganan medis.
Kasus ini menjadi evaluasi serius agar distribusi makanan ke depan lebih aman dan terjaga kualitasnya.





