Bogor

Rekkam Art Festival 2025 di Bogor: Saat Tradisi dan Inovasi Seni Berkelindan dalam Satu Panggung

107
×

Rekkam Art Festival 2025 di Bogor: Saat Tradisi dan Inovasi Seni Berkelindan dalam Satu Panggung

Sebarkan artikel ini

Bentuk ekspresi yang ditampilkan pun beragam, mulai dari seni rupa kontemporer, musik, tari, teater, hingga pembacaan puisi dan pertunjukan tradisi.

“Rekkam Art Festival ini ibarat gado-gado seni,” ujar Setni berseloroh.

“Ia mempertemukan berbagai warna kesenian dalam satu wadah yang sama.”

Pemilihan Bogor sebagai lokasi pelaksanaan dinilai tepat.

Herie menjelaskan bahwa Kota Hujan memiliki ekosistem seni yang hidup dan plural, menjadikannya lahan subur bagi gerakan kreatif berbasis komunitas.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon turut hadir membuka acara dan memberikan apresiasi atas inisiatif komunitas seperti RAF.

“Festival berbasis komunitas seperti ini memiliki peran penting dalam pemajuan kebudayaan,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa pemerintah berkomitmen mendukung melalui pemberdayaan komunitas, penyediaan ruang publik, hingga dana abadi kebudayaan.

Tahun ini, penerima fasilitas dana kebudayaan meningkat sepuluh kali lipat, dari 300 menjadi 3.000 penerima.

Lebih dari sekadar pertunjukan, RAF 2025 juga menyoroti keberlanjutan tradisi.

Melalui Dialog Budaya, Pasar Kreatif Lokal, dan berbagai workshop, panitia berupaya memastikan generasi muda tidak hanya mengenal bentuk seni, tetapi memahami perjalanan panjang para pelaku budaya di baliknya.

“RAF berusaha menjaga agar generasi tidak terputus dari akar budayanya,” ujar Herie.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *