Tidak tanggung-tanggung, pelanggan yang datang pun kebanyak pelanggan setianya terdahulu yang datang bersama, anak, cucu hingga cicitnya.
“Karena Ba’so Seuseupan Gunungbatu sudah berdiri sejak 1984, jadi setiap momen lebaran pasti pelanggan setia kami selalu datang berkunjung. Ada yang datang bawa anak, cucu sampai bawa cicitnya,” katanya.
“Pelanggan kami yang dahulu datang zaman pacaran, sekarang ada yang datang dengan anak dan istrinya, bahkan ada yang datang bersama cucunya,” sambung Jeje Zaenal Mutakin.
Sadar bakso menjadi salah satu hidangan yang banyak disantap masyarakat saat lebaran, membuat pihaknya meningkatkan produksinya di setiap lebaran tiba.
“Kalau di hari biasanya bikin satu ember besar adonan bakso, selama lebaran ini kami bisa membuat dua sampai lima kali lipat adonan bakso,” jelasnya.
Meningkatnya produksi adonan bakso selama libur lebaran, membuat omzet Ba’so Seuseupan Gunungbatu pun meroket selama Hari Raya Idulfitri.
“Naiknya bisa sampai sepuluh kali lipat kalau di Libur Lebaran. Karena kan bakso itu sudah menjadi hidangan wajib saat lebaran di masyarakat kita,” tuturnya.
Selain rasanya yang lezat, gurih dan memiliki cita rasa yang tinggi, Ba’so Seuseupan juga sudah memiliki empat cabang yang tersebar di Kota dan Kabupaten Bogor.
Pertama, berlokasi di Jalan Raya Tapos Nomor 1, Banjar Waru, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor. Kedua, Jalan Raya Taman Cimanggu Nomor 36, RT 03, RW 01, Kedung Waringin, Kecamatan Tanah Sereal, Kota Bogor.





