Apalagi kuah kaldu dengan campuran bumbu rahasia tersebut dituang banyak hingga menggenangi bubur.
“Ini sudah resep turun temurun. Dari zaman dulu sampai sekarang kami masih menggunakan kecap asin yang sama supaya tidak mengubah rasa,” tutur Julian.
Isian Bubur Ayam Kabita sama seperti bubur ayam pada umumnya, terdiri dari bubur nasi, ayam goreng yang disuwir tipis, kacang kedelai goreng, seledri, bawang goreng, dan kerupuk.
Sebelum dituang bumbu kaldu gurih dan kecap asin, Julian menaburkan lada bubuk terlebih dahulu di atas mangkuknya.
Untuk satu porsi bubur ayam, kulinerian cukup membayar Rp 11.000 saja, termasuk segelas teh hangat tawar.
Agar semakin menambah nikmatnya makan bubur ayam, ada tambahan pelengkap seperti sate ati ampela, telur puyuh, dan usus seharga Rp 2.500 per tusuknya.
BACA JUGA : Semarak Festival Merah Putih 2024 Dari Bogor Untuk Indonesia
Ada pula telur asin yang bisa kulinerian beli seharga Rp 5.000.
Tidak hanya bubur ayam saja, di sini juga menyediakan soto ayam yang tak kalah nendang rasanya.
Bagi kulinerian yang ingin mencicipi Bubur Ayam Kabita ini bisa langsung datang ke warungnya di Jalan Raya Gunung Batu Nomor 67, Bogor Barat, Kota Bogor.
Lokasinya tidak jauh dari seberang Pasar Gunung Batu.
Warung Bubur Ayam Kabita terletak persis di pinggir jalan dengan bangunan sederhana.






