INFOLADISHA – Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Uden Abdunnatsir, melanjutkan agenda reses masa persidangan ke-1 tahun 2024/2025 di Kecamatan Sukalarang dan Kebonpedes pada Selasa (19/11/2024). Reses ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi terkait permasalahan di wilayah mereka.
Salah satu isu yang mencuat adalah dugaan adanya pungutan liar (pungli) untuk masuk dunia kerja, yang disebut warga sudah menjadi rahasia umum.
“Warga ingin pungli tersebut dibersihkan atau diberantas sehingga lapangan kerja dapat diakses secara mudah sesuai keahlian. Sementara di titik yang lain, ibu-ibu ingin bank emok juga diberantas,” kata Uden.
Selain pungli dan bank emok, Uden juga menerima keluhan tentang tingginya angka kasus narkoba di wilayah tersebut. Ia berkomitmen untuk berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk aparat penegak hukum, guna mengupayakan solusi terbaik.
“Kami akan berupaya berkoordinasi untuk menangani persoalan ini agar masyarakat bisa hidup lebih aman,” ujarnya.
Masalah di sektor pertanian pun tak luput dari perhatian. Warga mengeluhkan sulitnya mendapatkan pupuk serta harga hasil panen yang tidak sebanding dengan biaya produksi.
“InsyaAllah kami siap memperjuangkan aspirasi-aspirasi itu, sambil masyarakat juga bersabar,” tambah Uden.





