Dalam hal ini, PKK dan posyandu memiliki peran krusial dalam mendukung keberhasilan program-program tersebut.

“Kedudukan dan peran strategis yang diemban oleh Ketua TP-PKK dan Ketua Pembina Posyandu di kabupaten/kota sangatlah vital. PKK dan posyandu adalah dua pilar utama dalam pembangunan keluarga dan masyarakat,” ujarnya.
Melalui 10 Program Pokok, PKK berupaya meningkatkan kualitas hidup keluarga di berbagai bidang, mulai dari kesehatan, pendidikan, ekonomi, hingga lingkungan hidup.
“Sementara itu, posyandu sebagai ujung tombak pelayanan dasar masyarakat berperan penting dalam pelayanan enam standar minimal di desa dan kelurahan, yakni pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketertiban dan ketenteraman umum (trantibum), serta kesejahteraan sosial,” tambahnya.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengucapkan selamat dan sukses atas pelantikan Ketua TP-PKK dan Pembina Posyandu se-Jawa Barat.
Selanjutnya, Pemprov Jawa Barat akan memberikan stimulus untuk sektor kebersihan, lingkungan, dan penanganan stunting.
Dalam kesempatan ini, Gubernur Jawa Barat juga menceritakan bagaimana peran ibu dalam tumbuh kembang anak.
“Saya juga titip agar dibuat kebijakan yang memperbolehkan pegawai perempuan membawa anaknya ke tempat kerja. Siapkan setiap kantor dengan ruang bermain anak, karena ini penting,” ujarnya.






