Kendati demikian, Pemprov Jabar menegaskan komitmen menyelesaikan tahapan akhir dalam waktu dekat.
Saat ini, penyediaan buku rekening masih menunggu kesiapan dari bank bjb.
Setelah rekening tersedia, penyaluran dana akan segera dilaporkan dan dilanjutkan.
Kompensasi Rp3 juta ini merupakan bentuk respons atas penutupan sementara tambang yang berdampak langsung pada penghasilan warga di tiga kecamatan tersebut.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, bahkan merencanakan skema kompensasi diberikan hingga tiga kali kepada warga terdampak yang telah dinyatakan lolos verifikasi.
Bagi sebagian warga, dana ini bukan sekadar angka.
Ia menjadi penyangga ekonomi di tengah tertahannya aktivitas tambang yang selama ini jadi sumber penghidupan.
Pemerintah pun berpacu dengan waktu agar pencairan tidak berlarut, apalagi menjelang Ramadan ketika kebutuhan rumah tangga biasanya meningkat.
Dengan 12.614 KK sudah menerima dan ribuan lainnya di ambang pencairan, tahap krusial kini ada pada kesiapan administrasi perbankan.
Jika sesuai target, akhir Februari ini menjadi penutup dari proses yang sejak awal disebut tidak sederhana.





