Info Bisnis

Rupiah Perkasa di Asia, Yen Jepang Terpuruk Imbas Mundurnya PM Ishiba

59
×

Rupiah Perkasa di Asia, Yen Jepang Terpuruk Imbas Mundurnya PM Ishiba

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi/Istimewa.

INFOLADISHA – Nilai tukar mata uang Asia dibuka penuh dinamika di awal pekan ini, Senin (8/9/2025).

Di tengah tekanan dolar Amerika Serikat (AS), rupiah justru tampil sebagai bintang utama, sementara yen Jepang menjadi yang paling terpuruk.

Mengutip data Refinitiv pukul 09.10 WIB, rupiah menguat 0,24% ke level Rp16.370 per dolar AS.

Capaian ini melanjutkan tren positif sejak Jumat lalu, ketika pasar keuangan dalam negeri tutup memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

Penguatan rupiah diikuti ringgit Malaysia yang naik tipis 0,09% ke MYR 4,216/US$, serta rupee India yang menguat 0,01% ke INR 88,163/US$.

Sebaliknya, yen Jepang justru ambruk 0,43% ke JPY 148,02/US$.

Tekanan terhadap yen dipicu kabar mengejutkan dari Tokyo yaitu Perdana Menteri Shigeru Ishiba resmi mengundurkan diri pagi ini.

Sentimen negatif juga merembet ke peso Filipina yang melemah 0,25% dan won Korea yang turun 0,13%.

Pergerakan ini tak bisa dilepaskan dari dinamika indeks dolar AS (DXY) yang menguat tipis, terutama karena jatuhnya yen.

Meski begitu, dolar AS masih dibayangi data tenaga kerja yang lesu.

Laporan Nonfarm Payrolls (NFP) Agustus menunjukkan anjloknya pertumbuhan lapangan kerja, sementara tingkat pengangguran melonjak ke 4,3% atau tertinggi dalam hampir empat tahun.

Kondisi ini membuat pasar kian yakin bahwa The Federal Reserve (The Fed) akan memangkas suku bunga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *