BACA JUGA : Jajal Kuliner Pagi, Nih Deretan Nasi Uduk di Bogor yang Paling Terkenal Enak
Pencegahan: Penting untuk selalu mengganti inner hijab. Gunakan inner hijab satu kali dalam sehari dan jangan digunakan berulang.
Bersihkan sisa makeup secara menyeluruh. Pilih juga bahan inner hijab yang adem dan dapat menyerap keringat dengan baik, seperti katun atau kaus.
Penyebab 2: Makeup Terlalu Tebal
Menurut Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (Perdoski), penggunaan makeup yang terlalu tebal pada bagian wajah yang tertutup hijab akan berdampak buruk.
Kulit yang tertutup hijab akan terkena kain hijab dan makeup dalam waktu lama. Inilah yang memicu munculnya jerawat.
Pencegahan: Gunakan saja makeup yang ringan, apalagi jika banyak terpapar cuaca terik. Pilih juga makeup yang berjenis non-komedogenik.
Yang tak kalah penting, tetap rutin membersihkan wajah agar tidak ada sisa-sisa makeup di bagian kulit yang tertutup hijab.
BACA JUGA : 341 PJU Siap Dipasang Sepanjang Kawasan Puncak, Mulai dari Gadog Sampai Warpat
Penyebab 3: Minyak pada Rambut
Masalah utama lainnya dari penggunaan hijab adalah rambut berminyak dan lepek. Hal ini karena rambut kesulitan mendapatkan sirkulasi udara, yang akhirnya membuat kulit kepala mudah berkeringat. Kuman dan bakteri pun akan lebih mudah menetap.





