Bogor

Satpol PP Terlibat Adu Mulut dengan PKL Alun Alun Kota Bogor Saat Penertiban

50
×

Satpol PP Terlibat Adu Mulut dengan PKL Alun Alun Kota Bogor Saat Penertiban

Sebarkan artikel ini
Penertiban PKL di Alun alun Kota Bogor sempat diwarnai kericuhan dengan petugas Satpol PP. Foto/Antara

INFOLADISHA – Penertiban pedagang kaki lima atau PKL di Alun alun Kota Bogor sempat diwarnai kericuhan dengan petugas Satpol PP.

PKL Alun Alun Kota Bogor dan petugas Satpol PP terlibat adu mulut hingga saling dorong.

Momen penertiban PKL Alun Alun Kota Bogor itu viral di media sosial.

Dilihat pada Senin 20 Oktober 2025, petugas Satpol PP terlibat adu mulut dengan sejumlah pria diduga PKL Alun Alun Kota Bogor.

Sejumlah pedagang sempat naik ke truk Satpol PP dan mengeluarkan peralatan PKL Alun Alun Kota Bogor yang sempat diamankan.

Tindakan tersebut sempat dicegahnamun pedagang mengamuk hingga saling dorong dengan petugas.

Kasiops Satpol PP Kota Bogor Surya Dharma mengatakan peristiwa dalam video itu terjadi pada Minggu 19 Oktober 2025. Surya menyebutkan pedagang menolak ditertibkan dan melawan petugas.

Iya itu kejadiannya kemarin sore. Jadi PKL melawan dan nggak mau ditertibkanKebetulan saya yang pimpin operasi penertiban kemarin,” kata Surya ketika dimintai konfirmasi.

Surya menegaskan PKL dilarang berjualan di dalam area Alun-alun Kota Bogor. Pedagang yang melawan saat ditertibkan mengaku bingung mencari lokasi berjualan.

“PKL yang ditertibkan karena mereka berjualan di tempat yang dilarangIni bukan sekalikita selalu pantau terutama saat weekend, mereka sudah diingatkan berkali-kali,” kata Surya.

“(PKL) menolak ditertibkan karena mereka bingung mungkin mau usaha di mana, tapi tempat yang kemarin itu memang dilarang berjualan,” imbuhnya.

Meski sempat ricuhpenertiban tetap dilanjutkan petugas Satpol PP karena banyak keluhan kalau PKL mengganggu akses pejalan kaki dan kenyamanan pengunjung Alun-alunSejumlah lapak PKL kemudian diangkut menggunakan truk Satpol PP.

Pascakejadian, PKL Alun Alun Kota Bogor tetap kami bersihkanJumlah (PKL yang ditertibkanpuluhan, rata-rata semuanya kulinersebagian ada lapak mainan. (Keberadaan) PKL mengganggu akses untuk pejalan kaki, baik yang berkunjung ke alun-alun maupun ke Stasiun Bogor,” terang Surya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *